• Jelajahi

    Copyright © STRATEGI NEWS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Advertisement

    PEMERINTAH DAN DINAS PERHUBUNGAN JANGAN HANYA MELAYANI KEPENTINGAN PERUSAHAAN, LALAI TERHADAP HAK MASYARAKAT

    STRATEGI NEWS
    Selasa, 13 Oktober 2026, 11.28.00 WIB Last Updated 2026-10-13T18:28:33Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    TAKENGON | Strateginews — 09 Oktober 2026
    Jalan di kawasan Lebe Kader yang berbatasan langsung dengan area Pertamina kini memasuki satu bulan penuh dalam kondisi diblokade oleh dinas terkait. Penutupan akses ini telah menimbulkan kelumpuhan aktivitas warga, terutama bagi pengguna kendaraan roda dua dan roda empat yang setiap hari melintas untuk bekerja, sekolah, dan mengangkut hasil pertanian.


    Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, blokade tersebut awalnya disepakati hanya sebagai masa uji coba selama 10 hari. Kesepakatan itu dibuat antara pihak Pertamina, pemerintah setempat, dan perwakilan masyarakat. Namun hingga hari ini, Jumat 9 Oktober 2026, tidak ada kejelasan, tidak ada sosialisasi lanjutan, dan tidak ada keputusan resmi apakah jalan akan dibuka permanen atau ditutup total.


    Ahyar Abadi mengungkap akibat ketidakjelasan tersebut, kesabaran masyarakat mulai habis. Pantauan di lapangan menunjukkan pengguna kendaraan roda dua kini mulai membuka paksa blokade tersebut secara mandiri untuk bisa melintas. Aksi ini bukan bentuk perlawanan, melainkan bentuk kekecewaan karena akses vital mereka terputus tanpa solusi alternatif yang layak.


    Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar di tengah publik, sebenarnya siapakah yang salah dalam persoalan ini? Apakah Pertamina yang terkesan lemah dan tidak tegas dalam memberikan keputusan, apakah pemerintah yang tidak mampu menjembatani kepentingan perusahaan dan rakyat, atau apakah masyarakat yang akhirnya harus mengambil jalan sendiri karena negara tidak hadir memberikan kepastian?


    Ahyar Abadi menambahkan Jalan nasional adalah fasilitas publik, bukan ruang antrean perusahaan. Kami mendesak Pemerintah Aceh Tengah dan Dishub segera mengevaluasi penggunaan badan Jln. Lebe Kader untuk antrean BBM di SPBU Lemah yang berdampak pada pengguna jalan. Jangan biarkan kepentingan operasional perusahaan mengalahkan kepentingan rakyat. Satu bulan sudah berlalu, saatnya hentikan ketidakjelasan, jangan biarkan masyarakat terus menanggung dampak tanpa kepastian dan kembalikan fungsi jalan nasional sebagaimana mestinya


    Hingga berita ini dirilis, belum ada pernyataan resmi dari pihak Pertamina maupun dinas terkait mengenai nasib Jalan Lebe Kader. Masyarakat hanya meminta satu hal kejelasan ucapnya dengan nada kesal. (AT)
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini